Penjabat (Pj) Bupati Bernhard E Rondonuwu menggelar rapat bersama tim Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Kamis (22/3/2024).
Umum
-
“Upgrade” Platform Sistem Pengadaan Barang dan Jasa di Maybrat, Pj Bupati Bernhard Ajak Tim Rapat
Tujuannya membahas dan merumuskan strategi peningkatan sistem pengadaan barang dan jasa , mengingat pentingnya sistem pengadaan yang efisien dan transparan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.Rapat di ruang kerja bupati, Kumurkek, Distrik Aifat ini dihadiri berbagai stakeholder terkait, termasuk perwakilan dari perangkat daerah (PD), ahli pengadaan, serta anggota UKPBJ.“Inovasi dan adaptasi penting dalam sistem pengadaan barang dan jasa agar lebih efisien, transparan, dan dapat dipercaya. Ini adalah kunci untuk memastikan bahwa anggaran daerah digunakan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Berhard E Rondonuwu.Ia menyebut pemerintah daerah komitmen dalam meningkatkan sistem pengadaan barang dan jasa sebab merupakan langkah penting dalam upaya membangun Kabupaten Maybrat menjadi lebih baik.Melalui kerja keras, kerja sama, dan dedikasi dari semua pihak, tujuan tersebut bisa tercapai.Satu dari sejumlah poin penting yang dibahas dalam rapat adalah penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan sistem pengadaan.Tim UKPBJ Kabupaten Maybrat berencana untuk mengembangkan sebuah platform elektronik yang memungkinkan proses pengadaan barang dan jasa dilakukan secara daring, mulai dari perencanaan pengadaan, pengumuman tender, hingga proses seleksi dan pengawasan.Platform ini diharapkan dapat memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta memudahkan akses bagi penyedia barang dan jasa.Selain itu, rapat juga menggarisbawahi pentingnya pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi tim pengadaan dan stakeholder terkait. Ini termasuk pelatihan terkait regulasi pengadaan terbaru, best practices dalam pengadaan, serta penggunaan teknologi informasi dalam proses pengadaan.Rapat ini menandai sebuah langkah maju dalam upaya Kabupaten Maybrat untuk meningkatkan tata kelola pemerintahannya, khususnya dalam hal pengadaan barang dan jasa.Diskusi intensif mengenai cara-cara untuk meningkatkan sistem pengadaan menjadi fokus utama pertemuan, dengan menekankan pada kebutuhan untuk mengimplementasikan praktik-praktik terbaik yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.Lewat perencanaan yang matang dan eksekusi yang efektif, diharapkan sistem pengadaan di Kabupaten Maybrat dapat menjadi lebih baik, efisien, dan berkontribusi pada pembangunan daerah yang lebih transparent dan akuntabel. (*/tribunsorong.com)Sumber: Tribunsorong.com -
Pengadaan Genzet di Labkesda Diduga Mark Up Ratusan Juta Rupiah
Pengadaan genzet untuk Laboratorium Kesehatan di Kabupaten Sikka TA 2023 ditengarai bermasalah. Diduga kuat terjadi mark up harga hingga ratusan juta rupiah. Genzet yang diadakan untuk Labkesda Sikka, bermerek Emerald buatan Jepang dengan tipe EG18STA3. Genzet tersebut diletakkan di bagian belakang Labkesda Sikka, dan hingga kini belun difungsikan. Tim Monitoring DPRD yang turun ke Labkesda, Kamis (21/3), sempat mengingatkan agar segera dipasang panel-panel. Terbetik kabar, setelah permintaan DPRD Sikka barulah mulai ada pemasangan panel.
Empat anggota DPRD Sikka, Jumat (22/3), kembali turun lagi ke Labkesda untuk memastikan pemasangan panel. Fabianus Toa, Alfonsus Ambrosius, Bahruddin dan Hyginus Claudius Daga sekaligus juga ingin mengecek lebih detail pengadaan genzet. Sebagaimana berita acara serah terima hasil pekerjaan pada 19 Oktober 2023, pengadaan genzet tersebut dengan nilai kontrak Rp 235.500.000.
Nilai genzet mencapai hingga Rp 235.500.000, menimbulkan kecurigaan. Bahruddin, anggota DPRD Sikka dari PKS yang turut melakukan monitoring ke Labkesda sempat mengonfirmasi langsung ke Emerald Surabaya. Dari Surabaya diperoleh jawaban bahwa genzet merek Emerald dengan tipe EG18STA3 dan berkekuatan 15 KVA, harganya hanya sebesar Rp 39 juta.
“Saya sudah cek, harganya Rp 39 juta, ini ada nomornya, bisa langsung cek sendiri,” ujar Bahruddin. Dari data yang lain, media ini memperoleh informasi genzet merek Emerald tipe EG18STA3 dengan kekuatan 15 KVA dengan harga berkisar Rp 35 juta hingga Rp 36.380.000.
E Catalog Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Petrus Herlemus menjelaskan bahwa harga barang sesuai E Catalog, termasuk ongkos kirim dan garansi. “Semua rekam digital penawaran dan negosiasi terekam di LKPP, semua masuk E Catalog,” ujar dia. Petrus Herlemus yang juga adalah Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan menduga asumsi rendahnya harga genzet hampir sama dengan pengadaan genzet Covid pada tahun 2021 lalu.
Sebagaimana diketahui DPRD Sikka mengalokasikan anggaran Rp 237.874.024 untuk kegiatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah, dengan pekerjaan yang dilakukan yakni pengadaan genzet.*** (eny)
Sumber: Suara Sikka

