Ulasan

Ulasan musik, drama , film dan karya lainnya.

  • Nandemonaiya: Melodi Rindu yang Menyentuh Hati dari RADWIMPS

    Nandemonaiya: Melodi Rindu yang Menyentuh Hati dari RADWIMPS

    Lagu “Nandemonaiya” karya RADWIMPS, yang menjadi salah satu original soundtrack (OST) film animasi Kimi no Na wa (Your Name) karya Makoto Shinkai, adalah karya yang berhasil menyentuh hati pendengar di seluruh dunia. Berikut adalah ulasan tentang lagu ini berdasarkan elemen musik, lirik, dampak emosional, dan penerimaan publik:

    1. Latar Belakang dan Konteks

    “Nandemonaiya” dirilis pada 24 Agustus 2016 sebagai bagian dari album Your Name oleh RADWIMPS, sebuah band rock asal Kanagawa, Jepang. Lagu ini menjadi salah satu pilar emosional dalam film Kimi no Na wa, yang menceritakan kisah cinta lintas waktu antara Taki dan Mitsuha. Lagu ini sering dikaitkan dengan klimaks film, di mana perasaan rindu, kehilangan, dan harapan mencapai puncaknya, membuatnya sangat memorable bagi penonton.

    2. Komposisi Musik

    Secara musikal, “Nandemonaiya” adalah perpaduan genre rock yang lembut dengan elemen balada yang emosional. Lagu ini dimulai dengan melodi piano yang sederhana namun penuh perasaan, yang secara bertahap diperkaya dengan aransemen gitar akustik, string, dan ritme drum yang dinamis. Vokalis Yojiro Noda menyampaikan emosi yang mendalam melalui vokalnya yang ekspresif, terutama pada bagian pre-chorus dan chorus yang membangun intensitas secara bertahap.

    • Struktur: Lagu ini memiliki struktur yang khas dengan intro yang lembut, verse yang intim, dan chorus yang kuat secara emosional. Bagian bridge dengan lirik seperti “Bokura taimu-furaiyaa toki wo kakeagaru kuraimaa” (Kita adalah pilot waktu, pendaki yang menaiki waktu) menambah dimensi epik yang selaras dengan tema waktu dalam film.
    • Atmosfer: Aransemen lagu menciptakan atmosfer melankolis namun penuh harapan, yang sangat mendukung narasi film tentang perjuangan untuk mempertahankan hubungan meski terpisah oleh waktu dan ruang.

    3. Lirik dan Makna

    Lirik “Nandemonaiya” menggambarkan perasaan rindu, kerinduan, dan keinginan untuk tetap terhubung dengan seseorang yang sangat berarti, meskipun ada jarak atau waktu yang memisahkan. Judulnya sendiri, Nandemonaiya, secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai “tidak apa-apa” atau “bukan apa-apa,” namun dalam konteks lagu, ini mencerminkan sikap menerima kenyataan dengan lapang dada meski hati dipenuhi emosi.

    Beberapa baris lirik yang menonjol:

    • “Futari no aida toorisugita kaze wa doko kara sabishisa wo hakonde kita no” (Angin yang berhembus di antara kita, dari mana ia membawa rasa sepi ini?) – Menggambarkan kesepian yang datang tanpa alasan jelas, namun terasa nyata.
    • “Mou sukoshi dake de ii ato sukoshi dake de ii mou sukoshi dake kuttsuite iyou ka” (Hanya sedikit lagi, hanya sedikit lagi, bisakah kita tetap bersama sedikit lebih lama?) – Menyuarakan keinginan untuk memperpanjang momen kebersamaan.
    • Lirik ini bersifat puitis dan universal, sehingga pendengar dapat memproyeksikan pengalaman pribadi mereka, baik itu tentang cinta, kehilangan, atau kenangan. Terjemahan ke dalam bahasa Indonesia, seperti yang ditemukan di berbagai sumber, menunjukkan usaha untuk mempertahankan keindahan dan emosi asli lirik.

    4. Dampak Emosional

    “Nandemonaiya” memiliki kekuatan untuk membangkitkan emosi yang kuat, terutama karena kaitannya dengan narasi Kimi no Na wa. Lagu ini sering disebut sebagai pemicu air mata, terutama pada bagian klimaks film ketika Taki dan Mitsuha berjuang untuk mengingat satu sama lain. Bahkan di luar konteks film, lagu ini berdiri sendiri sebagai karya yang menyentuh hati karena melodi dan liriknya yang tulus. Seorang penggemar di X menyebut penampilan live “Nandemonaiya” di Jakarta pada 2023 sebagai pengalaman yang begitu indah hingga membuatnya menangis.

    5. Penerimaan Publik dan Pengaruh Budaya

    • Popularitas: “Nandemonaiya” menjadi salah satu lagu RADWIMPS yang paling populer, terutama di kalangan penggemar J-Pop dan anime. Lagu ini telah ditonton jutaan kali di platform seperti YouTube, terutama versi cover oleh Renjun NCT yang dirilis pada 3 Maret 2023, yang mencapai lebih dari 2,6 juta penonton dan trending di kategori musik.
    • Cover dan Adaptasi: Lagu ini telah dicover oleh banyak artis, termasuk Renjun NCT dan penyanyi Indonesia seperti Canary, yang membuat versi terjemahan Indonesia. Cover Renjun mendapat pujian karena vokalnya yang merdu dan vibe Jepang yang kuat, menunjukkan daya tarik lintas budaya lagu ini.
    • Konsumsi Global: Lagu ini tidak hanya populer di Jepang tetapi juga di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di mana penggemar anime dan J-Pop sering membagikan lirik dan terjemahannya di platform seperti Wattpad, Scribd, dan blog pribadi.

    6. Kritik dan Kekurangan

    Meski sangat dicintai, beberapa pendengar mungkin merasa bahwa “Nandemonaiya” sangat bergantung pada konteks film untuk mencapai dampak emosional penuh. Tanpa menonton Kimi no Na wa主播Your Name*, lagu ini mungkin terasa kurang berdampak bagi sebagian pendengar. Selain itu, karena liriknya dalam bahasa Jepang, pendengar non-Jepang mungkin memerlukan terjemahan untuk memahami makna penuh, meskipun emosi dalam musiknya tetap universal.7.

    Kesimpulan

    “Nandemonaiya” adalah karya masterpiece dari RADWIMPS yang berhasil menggabungkan musik yang indah, lirik yang puitis, dan emosi yang mendalam. Lagu ini tidak hanya memperkuat narasi emosional Kimi no Na wa, tetapi juga berdiri sebagai lagu yang timeless dan universal, mampu menyentuh hati pendengar di seluruh dunia. Baik dinikmati sebagai bagian dari film atau sebagai karya mandiri, “Nandemonaiya” adalah bukti kekuatan musik dalam menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Bagi penggemar anime, J-Pop, atau siapa saja yang pernah merasakan kerinduan, lagu ini adalah pengalaman mendengarkan yang tak terlupakan.

  • “Semoga Ada Waktu Luang” – Feby Putri: Sebuah Refleksi Emosional tentang Mimpi dan Kehilangan

    “Semoga Ada Waktu Luang” – Feby Putri: Sebuah Refleksi Emosional tentang Mimpi dan Kehilangan

    Feby Putri, penyanyi dan penulis lagu berbakat asal Indonesia, kembali menghadirkan karya yang sarat makna melalui single terbarunya, “Semoga Ada Waktu Luang”, yang dirilis pada 26 September 2024 sebagai bagian dari album Hitam Putih. Lagu ini bukan sekadar rangkaian nada dan lirik, melainkan sebuah cerminan perjalanan emosional Feby sebagai perantau yang bergulat dengan duka, harapan, dan kerinduan akan kasih sayang. Dengan gaya khasnya yang puitis dan menyentuh, lagu ini berhasil menggugah pendengar untuk merenungi makna waktu, mimpi, dan pengakuan diri.

    Latar Belakang dan Inspirasi Lagu

    “Semoga Ada Waktu Luang” terinspirasi dari pengalaman pribadi Feby yang cukup menyentuh. Lagu ini lahir dari momen ketika Feby menemukan pesan langsung (DM) di Instagram dari seseorang yang pernah meremehkan perjuangannya di awal karier musik. Ironisnya, orang tersebut kemudian meminta maaf dan mengakui bahwa karya Feby telah membantu mereka. Pengalaman ini mendorong Feby untuk menuangkan pertanyaan mendalam dalam lirik: “Apakah benar bila telah bertemu mimpiku, ku akan terpandang sebagai orang?” Pertanyaan ini mencerminkan keraguan akan pengakuan dan validasi dari orang lain, sekaligus keinginan untuk menemukan kedamaian dalam mengejar mimpi.

    Selain itu, Feby menyebutkan bahwa lagu ini adalah harapan agar setiap orang memiliki “waktu luang” untuk mengejar impian mereka, terutama bagi mereka yang sering mengorbankan diri demi orang lain. Pesan ini diungkapkan dalam keterangan di video musik resminya: “Semoga ada waktu luang bagi mereka yang memenuhkan dirinya untuk memenuhi yang lain.”

    Analisis Lirik: Perpaduan Duka dan Harapan

    Lirik Semoga Ada Waktu Luang mengalir dengan penuh emosi, menggambarkan perjalanan batin seseorang yang berusaha bangkit dari duka dan mencari makna dalam hidup. Berikut adalah beberapa poin kunci dari lirik lagu ini:

    1. Duka dan Pembebasan
      Baris pembuka, “Duka yang kuperankan, tiada lagi menghalangiku”, menunjukkan perjuangan batin melawan kesedihan yang pernah membelenggu. Kata “kuperankan” mengisyaratkan bahwa duka itu bukan sekadar perasaan, tetapi peran yang dipikul, mungkin karena ekspektasi atau tekanan dari lingkungan. Namun, Feby menegaskan bahwa duka ini kini tak lagi menjadi penghalang, melambangkan proses pembebasan diri.
    2. Kerinduan akan Kasih Sayang
      Frasa “Beginilah adanya, tanpa belaian kasih sayang” yang diulang dua kali terasa seperti pengakuan jujur atas kekosongan emosional. Baris ini kemungkinan merujuk pada pengalaman Feby sebagai perantau yang kehilangan sosok ibunya, seperti yang tersirat dalam lagu-lagu lain di album Hitam Putih, seperti Suara Ibu dan Daya Diri. Rasa kehilangan ini menjadi latar belakang emosional yang kuat dalam lagu.
    3. Harapan Menyapa Mimpi
      Refrain “Semoga ada waktu luang, tuk bertemu sang mimpi kelak bicara” adalah inti dari lagu ini. Kata “waktu luang” bukan hanya tentang waktu secara harfiah, tetapi juga ruang mental dan emosional untuk mengejar apa yang benar-benar diinginkan. Gambaran “seakan ku bisa mencuri hari, disertai tawa yang lebar” menggambarkan kebahagiaan sederhana yang diidamkan, sebuah momen bebas dari beban hidup.
    4. Luka dari Perkataan
      Bagian “Erat, terlalu erat, perkataan yang menyakitkan” menyentuh tema luka emosional akibat kritik atau penghakiman orang lain. Baris ini terasa sangat personal, terutama jika dikaitkan dengan pengalaman Feby yang pernah diremehkan. Pertanyaan “Apakah benar bila telah bertemu mimpiku, ku akan terpandang sebagai orang?” mencerminkan keraguan eksistensial tentang nilai diri dan pengakuan sosial.

    Musik dan Produksi

    Secara musikal, Semoga Ada Waktu Luang diproduseri oleh Enrico Octaviano, yang berhasil menghadirkan aransemen yang sederhana namun penuh perasaan, sesuai dengan karakter musik Feby yang pop-folk dengan sentuhan intim. Melodi yang lembut dan ritme yang mengalir menciptakan suasana reflektif, seolah mengajak pendengar untuk ikut merenung. Pengulangan frasa “Semoga ada waktu luang, bicara…” di bagian bridge, disertai harmoni vokal yang minimalis, memberikan efek meditatif yang memperkuat emosi lagu.

    Video Musik: Visualisasi yang Menyentuh

    Video musik Semoga Ada Waktu Luang, yang dirilis pada 15 November 2024 dan disutradarai oleh Bernadus Raka, memperkuat narasi lagu dengan visual yang emosional. Video ini menggambarkan perjuangan seseorang yang terjebak dalam rutinitas dan tekanan hidup, namun tetap berharap untuk menemukan waktu bagi diri sendiri dan impian mereka. Dengan lebih dari 40.000 penonton dalam waktu singkat, video ini berhasil menyentuh hati netizen, terutama mereka yang merasa relate dengan tema keseimbangan hidup dan mimpi yang terlupakan.

    Makna dan Relevansi

    Lagu ini sangat relevan di era modern, di mana banyak orang merasa terjebak dalam kesibukan dan lupa meluangkan waktu untuk diri sendiri. Pesan Feby tentang pentingnya “waktu luang” untuk mengejar mimpi atau sekadar menikmati momen kecil bersama orang terkasih terasa universal. Selain itu, lagu ini juga mengajak pendengar untuk merenungi hubungan mereka dengan validasi eksternal. Apakah kita benar-benar perlu pengakuan orang lain untuk merasa berharga? Pertanyaan ini membuat lagu ini tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga mendalam secara filosofis.

    Tanggapan Pendengar

    Sejak dirilis, Semoga Ada Waktu Luang telah mendapat sambutan hangat. Hingga akhir September 2024, lagu ini telah ditonton lebih dari 8.500 kali di kanal YouTube Feby Putri NC, dan terus bertambah seiring perilisan video musiknya. Netizen memuji kedalaman lirik dan emosi yang disampaikan Feby, dengan banyak yang menyebut lagu ini sebagai pengingat untuk melambat dan menghargai hidup. Salah satu komentar di media sosial menyebutkan bahwa lagu ini “seperti pelukan hangat di tengah kekacauan hidup,” menunjukkan betapa lagu ini resonan dengan pendengar.

    Kesimpulan

    “Semoga Ada Waktu Luang” adalah karya yang memperlihatkan kematangan Feby Putri sebagai musisi dan penutur cerita. Dengan lirik yang puitis, melodi yang menyentuh, dan narasi yang personal, lagu ini berhasil menangkap esensi dari perjuangan manusia untuk menemukan keseimbangan antara tanggung jawab, duka, dan harapan. Bagi siapa saja yang pernah merasa terbebani oleh ekspektasi atau merindukan momen untuk mengejar mimpi, lagu ini adalah pengingat bahwa “waktu luang” itu berharga, baik untuk bertemu sang mimpi maupun untuk berdamai dengan diri sendiri.

    Jika Anda belum mendengarkan Semoga Ada Waktu Luang, luangkan waktu untuk menikmatinya di platform streaming favorit Anda. Dan siapa tahu, mungkin lagu ini akan menginspirasi Anda untuk menemukan “waktu luang” Anda sendiri.

    Referensi:

    1. Lirik lagu dan informasi perilisan:
    2. Inspirasi dan makna lagu:
    3. Tanggapan netizen dan video musik:
  • Meet Yourself (2023)

    Meet Yourself (2023)

    “Meet Yourself” adalah drama slice-of-life yang lembut, dengan kisah cinta yang manis dan pemandangan indah Yunnan yang menawan. Menonton drama ini seperti berlibur panjang dengan karakter-karakternya, menjadi bagian dari komunitas yang hangat dan bersahaja.

    Pemeran Utama

    • Xu Hong Dou: Diperankan oleh Liu Yi Fei, karakter utama yang berjuang menemukan kembali arti hidup setelah kehilangan.
    • Xie Zhi Yao: Diperankan oleh Li Xian, pria yang memiliki impian untuk membangun desanya dan membantu masyarakat lokal.

    Jumlah Episode

    Drama ini terdiri dari 40 episode.

    Genre

    “Meet Yourself” bergenre romantis dan slice-of-life, dengan fokus pada tema penyembuhan emosional dan penemuan diri.

    Platform Streaming

    Drama ini dapat disaksikan di platform streaming seperti Vidio dan Viu, lengkap dengan subtitle Indonesia.

    Waktu Syuting

    • Lokasi: Drama ini syuting di Dali, Provinsi Yunnan, China, yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang indah dan budaya yang kaya.
    • Tanggal Syuting: Meskipun tidak ada informasi spesifik mengenai tanggal pasti waktu syuting, drama ini diproduksi oleh Huace Pictures dan diselesaikan sebelum penayangan pada awal Januari 2023.

    Waktu Tayang

    • Tanggal Penayangan: “Meet Yourself” resmi tayang pada 3 Januari 2023.
    • Jadwal Penayangan: Drama ini ditayangkan di Hunan TV dan Mango TV dengan total 40 episode. Penayangan berlangsung dari 3 Januari hingga 27 Januari 2023, dengan jadwal tayang setiap hari dari Minggu hingga Sabtu pada pukul 20:00 waktu setempat.

    Alur Cerita

    Alur cerita dalam drama “Meet Yourself” berfokus pada perjalanan emosional karakter utama, Xu Hong Dou, yang diperankan oleh Liu Yifei. Setelah kehilangan sahabatnya, Hong Dou memutuskan untuk pergi ke Yunnan, sebuah daerah yang indah, untuk mencari ketenangan dan makna baru dalam hidupnya.

    1. Kehilangan dan Pelarian: Drama dimulai dengan Hong Dou yang berjuang menghadapi kesedihan setelah kehilangan sahabat dekatnya. Untuk mengatasi rasa sakit tersebut, ia memilih untuk melarikan diri ke desa kecil di Yunnan.
    2. Perkenalan dengan Karakter Baru: Di Yunnan, Hong Dou bertemu dengan berbagai karakter yang membantunya dalam proses penyembuhan. Salah satu karakter utama adalah Xie Zhi Yao, yang diperankan oleh Li Xian. Zhi Yao adalah seorang pemuda lokal yang memiliki impian untuk mengembangkan desanya.
    3. Pengalaman Baru dan Pembelajaran: Selama tinggal di desa, Hong Dou terlibat dalam kehidupan masyarakat setempat dan mulai belajar tentang budaya mereka. Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti pembuatan kue bunga dan membantu para pengrajin lokal, yang memberikan perspektif baru tentang kehidupan.
    4. Hubungan yang Berkembang: Hubungan antara Hong Dou dan Zhi Yao berkembang seiring waktu. Mereka saling mendukung dan berbagi pengalaman hidup, yang membantu keduanya tumbuh sebagai individu.
    5. Konflik dan Resolusi: Drama ini juga mengeksplorasi konflik yang dihadapi oleh para pengrajin di desa dan tantangan yang muncul akibat perubahan zaman. Melalui berbagai rintangan ini, Hong Dou dan Zhi Yao belajar untuk menghadapi kesulitan bersama.
    6. Penerimaan Diri: Pada akhirnya, perjalanan Hong Dou bukan hanya tentang menemukan cinta baru, tetapi juga tentang menerima diri sendiri dan menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana.

    Dengan alur cerita yang menyentuh hati dan karakter-karakter yang kuat, “Meet Yourself” berhasil menggambarkan perjalanan penyembuhan dan pertumbuhan pribadi dengan cara yang realistis dan inspiratif.

    Hal yang Disukai

    • Pengantar yang Efisien dan Efektif: Episode pertama berhasil membangun premis cerita dengan baik, menjelaskan alasan Hongdou (Liu Yifei) untuk memulai perjalanan ke Yunnan setelah kehilangan sahabatnya.
    • Pemandangan Yunnan yang Indah: Visual drama ini memanjakan mata dengan keindahan alam Yunnan, mulai dari perairan yang memukau hingga kota kecil yang unik.
    • Wawasan Budaya Tiongkok: Drama ini memberikan sentuhan budaya Tiongkok, seperti pembuatan kue bunga dan penggemar susu, yang menambah daya tarik tersendiri.
    • Kisah yang Menyatu dengan Alam: Dunia dalam drama ini terasa organik dengan kehadiran hewan-hewan yang dibiarkan bebas, menciptakan suasana yang hidup dan alami.
    • Pendalaman Karakter yang Bertahap: Meskipun banyak karakter yang diperkenalkan, drama ini meluangkan waktu untuk mengenalkan latar belakang masing-masing karakter, sehingga penonton dapat merasakan empati dan kasih sayang.
    • Sorotan pada Perpindahan Penduduk Desa: Drama ini menyoroti perjuangan para pengrajin di daerah pedesaan dan keluarga yang terpisah karena kurangnya lapangan kerja, dengan cara yang manusiawi dan penuh empati.
    • Suasana Kota Kecil yang Hangat: “Meet Yourself” memiliki suasana kota kecil yang kuat, mengingatkan pada drama-drama seperti “Reply 1988” dan “Hometown Cha Cha Cha,” di mana semua orang saling mengenal dan peduli.
    • Nasihat Bijak: Drama ini menyajikan nasihat bijak di tengah alur cerita, seperti percakapan Nana dan Hongdou tentang orang-orang yang berlomba dengan waktu.
    • Suasana yang Menyenangkan: Drama ini memiliki suasana yang hangat dan ramah, dengan karakter-karakter yang saling memahami dan memaafkan kesalahan satu sama lain.

    Hal yang Kurang Disukai

    • Alur Narasi Tertentu: Beberapa alur narasi terasa kurang menarik, seperti usaha bisnis Tuan Ma dan pembuatan video promosi untuk desa.

    Apa yang membuat drama “Meet Yourself” berbeda dari drama lainnya

    Drama “Meet Yourself” memiliki beberapa elemen yang membuatnya berbeda dari drama lainnya, antara lain:

    Tema Penyembuhan dan Pertumbuhan Pribadi

    “Meet Yourself” menonjolkan tema penyembuhan yang mendalam, di mana karakter utama, Xu Hong Dou, berusaha menemukan kembali arti hidup setelah kehilangan sahabatnya. Perjalanannya ke desa Yunnan bukan hanya untuk melarikan diri dari kesedihan, tetapi juga untuk menemukan kebahagiaan dan tujuan hidup yang baru. Hal ini menjadikan drama ini lebih dari sekadar kisah romansa; ia mengajak penonton untuk merenungkan pentingnya penyembuhan diri dan pertumbuhan pribadi.

    Karakter yang Realistis dan Beragam

    Drama ini menghadirkan karakter-karakter yang kompleks dan realistis, masing-masing dengan latar belakang dan perjuangan mereka sendiri. Misalnya, Xie Zhi Yao, yang memiliki cita-cita membangun desanya, mencerminkan harapan dan tantangan yang dihadapi oleh banyak orang dalam kehidupan nyata. Keberagaman karakter ini memungkinkan penonton untuk melihat berbagai perspektif dalam menghadapi kesulitan hidup.

    Pemandangan Alam yang Menawan

    “Meet Yourself” menampilkan keindahan alam Yunnan dengan cara yang sangat menarik. Pemandangan desa yang tenang dan indah memberikan suasana yang mendukung tema penyembuhan dalam cerita. Hal ini menciptakan latar belakang visual yang menambah daya tarik emosional bagi penonton.

    Fokus pada Hubungan Antar Manusia

    Drama ini tidak hanya berfokus pada hubungan romantis antara Hong Dou dan Zhi Yao, tetapi juga mengeksplorasi hubungan antar karakter lainnya, termasuk persahabatan dan ikatan keluarga. Ini memberikan kedalaman pada cerita dan menunjukkan bagaimana dukungan sosial dapat membantu individu dalam melewati masa-masa sulit.

    Pesan Moral yang Kuat

    “Meet Yourself” menyampaikan banyak pesan moral tentang pentingnya menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana, saling mendukung dalam komunitas, dan menjalani hidup dengan penuh makna. Pesan-pesan ini membuat drama ini terasa relevan dan inspiratif bagi banyak penonton.

    Dengan kombinasi tema penyembuhan, karakter yang mendalam, pemandangan yang indah, serta fokus pada hubungan antar manusia, “Meet Yourself” berhasil menawarkan pengalaman menonton yang unik dan menyentuh hati.

    Kesimpulan

    Secara keseluruhan, “Meet Yourself” adalah drama yang menghangatkan hati dengan pemandangan indah, karakter yang menarik, dan cerita yang menyentuh. Drama ini sangat cocok untuk ditonton saat Anda ingin bersantai dan menikmati kisah kehidupan yang sederhana namun bermakna.

    Drama ini mungkin tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi mereka yang mencari cerita yang penuh aksi dan ketegangan. Namun, jika Anda menyukai drama slice-of-life dengan suasana yang menenangkan dan pemandangan yang indah, “Meet Yourself” adalah pilihan yang tepat.

    Ulasan ini saya tutup dengan OST dari drama ini di Youtube. Selamat menikmati!